INDOPROPERTYNEWS.COM – Memasuki tahun 2026, pasar properti di wilayah Bekasi dinilai masih prospektif sebagai tujuan hunian, terutama bagi kalangan menengah, kaum milenial, dan profesional muda.
Optimisme ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Bekasi yang terus menunjukkan tren positif, ditopang oleh kawasan industri, infrastruktur, serta peningkatan daya beli masyarakat.
Sebagai salah satu pusat industri terbesar di Indonesia, Bekasi menjadi rumah bagi ribuan perusahaan manufaktur nasional dan multinasional. Aktivitas industri tersebut menciptakan lapangan kerja besar, mendorong arus urbanisasi, serta memicu pertumbuhan sektor pendukung seperti perdagangan, jasa, dan properti.
Infrastruktur yang terus berkembang, mulai dari jaringan tol, akses logistik, hingga transportasi publik, semakin memperkuat posisi Bekasi sebagai kawasan hunian strategis penyangga Jakarta.
General Manager Harmoni Park Group, Ardian Hendra, mengatakan tingginya pertumbuhan ekonomi di Bekasi turut tercermin dari kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Bekasi yang signifikan pada 2025. Kenaikan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat dan memberikan dampak berantai pada sektor properti, khususnya hunian komersial.
BACA JUGA: Beli Rumah Subsidi, Bisa Dapat Rp120 Juta! Ini Kejutan Vista Land di Vista Pora 2025
“Seiring pertumbuhan ekonomi yang tinggi, UMK Bekasi tahun 2025 juga naik cukup signifikan. Kenaikan ini diharapkan mendorong daya beli masyarakat, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap sektor properti,” ujar Ardian di Bekasi, Kamis (12/2/2026).
Selain faktor ekonomi, Ardian menilai kebijakan pemerintah juga menjadi pendorong optimisme pasar. Penghapusan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah serta pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk pembelian rumah di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai sangat membantu masyarakat.
Menurutnya, berbagai insentif tersebut dapat memangkas beban pajak pembelian rumah hingga sekitar 16 persen dari total nilai transaksi. Rinciannya, BPHTB dipangkas sebesar 5 persen, sementara PPN sebesar 11 persen yang direncanakan naik menjadi 12 persen pada tahun berikutnya.
Harmoni Spekta 2026
Memanfaatkan momentum tersebut, Harmoni Park Group meluncurkan program Harmoni Spekta 2026, yang menawarkan hunian kelas real estate dengan harga terjangkau (affordable real estate) di lima proyek, yakni Harmoni Park Bekasi, Harmoni Park Residence, Harmoni Pasir Mukti, Bukit Mas Residence, dan Zetira.
BACA JUGA: Grand Harmoni Cibitung Dipuji Ratu Belanda, Vista Land Pastikan Hunian Siap Pakai Tanpa Renovasi
Untuk proyek Harmoni Park Bekasi, Ardian optimistis program Harmoni Spekta 2026 yang berlaku selama periode penjualan dan akad kredit mulai 1 Januari hingga 30 Juni 2026 mampu mendongkrak penjualan secara signifikan. Hal ini tak lepas dari berbagai promo yang dinilai sangat menguntungkan konsumen.
“Promonya spektakuler, mulai dari DP Rp0, booking fee hanya Rp1 juta, pembebasan biaya BPHTB, KPR, dan AJB, cicilan mulai Rp900 ribu, hingga bonus canopy carport, internet, dan AC. Konsumen juga berkesempatan mengikuti undian berhadiah keliling dunia ke Korea, Turki, dan Jepang,” jelasnya.
Ia menambahkan, kondisi ini menjadi momentum tepat bagi kaum milenial dan keluarga muda untuk memiliki rumah pertama. Proses pembiayaan juga didukung oleh sejumlah bank penyedia Kredit Pemilikan Rumah (KPR) seperti BTN, BSN, BSI, Mandiri, BJB Syariah, OCBC, dan BNI, yang menawarkan suku bunga kompetitif serta proses pengajuan yang relatif cepat.

Bekasi jadi primadona hunian 2026. (Istimewa)
Dalam program tersebut, Harmoni Park Bekasi menghadirkan berbagai tipe rumah, antara lain Tipe Aurora (30/66), Tipe Amour (36/66), Tipe Tropiska (45/72), dan Tipe Gisli (27/60), dengan harga mulai dari Rp300 jutaan hingga Rp800 jutaan. Menariknya, angsuran bulanan ditawarkan mulai dari Rp900 ribu per bulan.
Salah seorang konsumen, Indah (35), mengaku tertarik membeli rumah di Harmoni Park Bekasi karena harga yang masih terjangkau untuk rumah kelas real estate, khususnya bagi karyawan dengan penghasilan sekitar Rp10 juta per bulan. “Yang paling menyenangkan, rumahnya siap huni tanpa perlu renovasi. Begitu serah terima, kami bisa langsung tinggal,” ungkap Indah.
Ia juga menilai cicilan ringan sekitar Rp1 jutaan per bulan sangat membantu menjaga arus kas rumah tangga. Selain itu, Indah memuji desain rumah bergaya modern kekinian, kualitas bangunan yang baik, lingkungan yang nyaman, lokasi strategis dekat akses tol, serta reputasi pengembang yang dinilainya kredibel.
Harmoni Park Bekasi menawarkan sejumlah keunggulan, antara lain penggunaan pondasi tiang pancang, suplai air PDAM, jaringan listrik jalan utama underground, layanan shuttle van ke transportasi publik seperti KRL dan TransJakarta, serta urugan tanah dengan ketinggian rata-rata 3 meter yang aman dari banjir. Desain rumah mengusung gaya Scandinavian dan Tropis Modern, dengan konsep siap huni setelah akad kredit.
BACA JUGA: Ingin Karier Fleksibel tapi Menjanjikan? LJH Realty: Profesi Broker Properti Jawabannya
Selain itu, kawasan hunian seluas 30 hektare di Bekasi Utara ini dilengkapi fasilitas kelas real estate, seperti club house, kolam renang, danau, taman tematik, area bermain anak, kawasan kuliner, tempat ibadah, hingga mini zoo.
Dari sisi lokasi, Harmoni Park Bekasi memiliki akses strategis. Jaraknya sekitar 20 menit dari Jakarta Utara, 15 menit ke kawasan industri Marunda, dan sekitar 30 menit ke Pelabuhan Tanjung Priok. Kedekatannya dengan Tol Cibitung–Cilincing memudahkan mobilitas menuju Jakarta, Bogor, Cikampek, maupun pusat Kota Bekasi.
Dengan kombinasi pertumbuhan ekonomi, dukungan kebijakan pemerintah, serta pengembangan hunian yang terjangkau dan strategis, Bekasi diyakini tetap menjadi salah satu kawasan favorit bagi masyarakat yang mencari rumah pertama maupun investasi properti di tahun 2026. ***







