INDOPROPERTYNEWS.COM – Pengembang perumahan nasional, Vista Land Group, kembali mencatat prestasi di sektor pengembangan perumahan subsidi.
Perusahaan ini meraih penghargaan Best Developer KPR Subsidi 2026 dalam ajang Developer Gathering 2026 yang digelar oleh Bank Syariah Nasional di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, beberapa waktu lalu.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pengembang yang dinilai berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan sektor perumahan nasional, khususnya dalam penyediaan hunian terjangkau bagi masyarakat (rumah subsidi).
General Manager Vista Land Group Ardian Hendra yang menerima penghargaan tersebut mengatakan, apresiasi ini menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap proyek-proyek perumahan subsidi yang dikembangkan perusahaannya selama hampir dua dekade terakhir.
BACA JUGA: Buruan! Puri Harmoni Kertamukti Tawarkan Rumah Rp185 Juta Lengkap Fasilitas, Sisa 50 Unit
Menurut Ardian, sejak sekitar 18 tahun lalu perusahaan berkomitmen menghadirkan hunian subsidi dengan kualitas pembangunan yang tetap terjaga. Meski menyasar segmen rumah terjangkau, Vista Land Group tetap memperhatikan kualitas konstruksi, desain, infrastruktur kawasan, serta fasilitas lingkungan perumahan.
“Kepercayaan ini tidak terlepas dari tujuan kami untuk membangun kawasan hunian yang berkelanjutan dan terintegrasi. Orang membeli rumah untuk ditempati bersama keluarga dalam jangka panjang, bukan hanya satu atau dua tahun. Karena itu keamanan dan kenyamanan lingkungan menjadi prioritas kami,” jelasnya, Senin (16/3/2026) di Jakarta.
Ia menambahkan, apresiasi dari Bank Syariah Nasional diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah subsidi yang dikembangkan oleh pengembang nasional terutama yang dikembangkan Vista Land Group.
“Dengan penghargaan ini, maka keyakinan masyarakat akan lebih meningkat, bahwa rumah subsidi yang kami pasarkan itu aman, legalitas terjamin, dan prosesnya mudah. Disampingkan meski harganya terjangkau, tapi kualitas bangunan dan lingkungannya tidak murahan,” kata Ardian.
BACA JUGA: Vista Land Group Raih Predikat Nomor 1, Pengembang Rumah Subsidi 2025 di Ajang BTN Award 2025
Saat ini Vista Land Group mengembangkan puluhan proyek perumahan yang tersebar di lebih dari 30 lokasi di berbagai daerah. Beberapa kawasan pengembangannya antara lain di BoTaBek, Serang hingga Semarang.
Menurut Ardian, pihak perbankan menilai Vista Land Group konsisten menghadirkan proyek perumahan dengan legalitas lahan dan perizinan yang jelas. Hingga kini Vista Land Group tercatat telah menyerahterimakan lebih dari 60.000 unit rumah kepada masyarakat.
Pada 2025 lalu, perusahaan berhasil menyerahkan lebih dari 5.000 unit rumah kepada konsumen. Sementara pada tahun 2026 ini, Vista Land menargetkan pembangunan dan serah terima tumbuh sekitar 10 – 30 persen unit rumah.
Dari total target tersebut, sekitar 30 persen merupakan rumah komersial yang dikembangkan melalui sister company mereka, Harmoni Park Group.
BACA JUGA: Bank Jakarta Siapkan 20 Bus Mudik Gratis 2026, Ribuan Warga DKI Berangkat dari Monas
Permintaan Rumah Subsidi Masih Tinggi
Permintaan rumah subsidi di Indonesia sendiri masih sangat besar. Pada tahun 2025, angka backlog (kekurangan rumah dibanding kebutuhan) perumahan di Indonesia berada pada kisaran sekitar 9,6 juta hingga 15 juta unit, tergantung metode perhitungan yang digunakan pemerintah dan lembaga terkait.
Wakil Menteri Fahri Hamzah, pernah menyebut backlog bisa mencapai sekitar 15 juta unit rumah berdasarkan data Badan Pusat Statistik. Namun angka ini masih diperdebatkan dan menunggu pembaruan data resmi dari Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional).
Pemerintah pun terus mendorong pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui program KPR Subsidi dan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan).
BACA JUGA: Gardens at Candi Sawangan Tawarkan Smart Living & Green Community, Segmen Middle-Up Berburu
Dengan penghargaan yang diraih tahun ini, Vista Land Group berharap dapat terus memperluas pembangunan perumahan terjangkau sekaligus meningkatkan kualitas kawasan hunian yang dikembangkan. ***







