Jalan Sehat Kalibata City Pecahkan Rekor, 1.200 Warga Turun ke Jalan Sambut HUT RI ke-81

Jalan Sehat Kalibata City jadi magnet ribuan warga, ada doorprize hingga Bazar UMKM. (Istimewa)

INDOPROPERTYNEWS.COM – Suasana berbeda terasa di kawasan hunian vertikal Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Sabtu (15/8/2026). Sejak pagi, ribuan warga mulai berkumpul untuk mengikuti Jalan Sehat Kalibata City dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, kegiatan yang digelar PPSRS dan Badan Pengelola Kalibata City bersama warga tersebut mendapat sambutan antusias. Lebih dari 1.200 warga tercatat mendaftar untuk mengikuti jalan sehat.

Read More
banner 335x200

Angka tersebut menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun pertama, kegiatan diikuti sekitar 300 peserta. Jumlah itu kemudian meningkat menjadi sekitar 600 – 800 peserta pada tahun berikutnya.

Ketua Panitia Jalan Sehat Kalibata City, Benny, mengatakan pertumbuhan jumlah peserta menjadi salah satu indikator tingginya antusiasme warga terhadap kegiatan bersama di lingkungan hunian.

BACA JUGA: Sengketa Kepengurusan PPPSRS Kalibata City Tuntas: PTUN Jakarta Tolak Gugatan 5 Pemilik Unit

“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun peserta selalu meningkat secara signifikan. Tahun ini yang mendaftar lebih dari 1.200 peserta,” kata Benny.

Mengusung tema “Bersama Lebih Kompak, Bersama Lebih Bermakna”, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda olahraga. Jalan sehat juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk mempererat hubungan antarwarga, membangun kekompakan, sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

Ketua PPPSRS Kalibata City, Hj. Musdalifah Pangka, mengaku terharu melihat partisipasi warga yang terus bertambah.

“Saya sangat terharu melihat antusias warga yang dari tahun ke tahun selalu meningkat untuk berpartisipasi. Hari ini mencapai lebih dari 1.200 peserta, luar biasa,” ujarnya.

Menyusuri Kawasan Kalibata City

Sejak titik awal di depan Mall Kalibata City Square (KCS), peserta berjalan menyusuri sejumlah bagian kawasan Kalibata City.

Rute dimulai dengan melewati Tower Akasia, kemudian berbelok menuju kawasan perbatasan Tower Gaharu. Dari sana, peserta melanjutkan perjalanan melalui area belakang Sunken, panggung utama, lobby Ebony, Damar, hingga kawasan Green Palace.

Perjalanan kemudian berlanjut melewati Tower Mawar, lobby Nusa Indah dan Palem. Peserta selanjutnya tiba di checkpoint pertama yang berada di depan lobby Tower Viola untuk mendapatkan air mineral.

Setelah keluar dari kawasan Kalibata City, peserta mendapat pengawalan ketika melewati bahu jalan di sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.

BACA JUGA: Kalibata City Buktikan Hunian Vertikal Bisa Melahirkan Solidaritas yang Luar Biasa

Rute kemudian berputar menuju bawah flyover dan kembali memasuki kawasan Kalibata City melalui Gate 3. Peserta selanjutnya menuju checkpoint kedua di depan Rumah Makan Padang Begadang untuk melakukan verifikasi kupon doorprize.

Dari titik tersebut, peserta kembali ke kawasan hunian dan menyelesaikan perjalanan di area pergola Sunken. Selain olahraga bersama, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize untuk menambah kemeriahan acara.

Ada Bazar hingga Lomba Senam

Kemeriahan tidak berhenti setelah peserta menyelesaikan rute jalan sehat. Sejumlah kegiatan lain turut digelar untuk membuat suasana perayaan semakin semarak.

Warga dapat menikmati pertunjukan musik, bazar elektronik, produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga lomba koreografi dance senam senior Kalibata City.

General Manager Badan Pengelola Apartemen Kalibata City, Martiza Melati, mengatakan pemilihan warna oranye yang dikenakan peserta juga memiliki pesan tersendiri.

Menurutnya, oranye menggambarkan semangat, kehangatan, serta kebersamaan yang dibangun di antara warga.

BACA JUGA: Bank Jakarta Bangun Biodigester di Rorotan dan Rawa Badak, 500 Kg Sampah Organik Diolah Tiap Hari

“Simbol hari ini warna oranye mencerminkan semangat, kehangatan, dan bersosialisasi. Kita bergandengan tangan terus, kompak selalu, sehat selalu,” kata Martiza.

Kegiatan semacam ini melengkapi sejumlah agenda komunitas yang sebelumnya juga digelar di Kalibata City. Pada Juli 2026, misalnya, PPPSRS bersama Badan Pengelola Kalibata City mengadakan kegiatan kesehatan dan sosial yang mencakup donor darah, khitanan massal, penyuluhan kanker serviks, serta pemeriksaan Pap Smear.

Aktivitas komunitas warga juga berkembang di bidang olahraga. Pada Juni 2026, Kalibata City Chess Club Indonesia (KCCCI) resmi bernaung di bawah Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI), memperkuat ekosistem kegiatan olahraga di lingkungan hunian tersebut.

Doa Bersama untuk Warga yang Berpulang

Di tengah suasana penuh kegembiraan, kegiatan Jalan Sehat Kalibata City juga diwarnai momen haru.

Panitia bersama warga menggelar doa dan pembacaan Al-Fatihah untuk mengenang Supriyadi Sofyan, atau yang akrab disapa Papi Yadi. Salah satu warga Kalibata City tersebut meninggal dunia pada Sabtu dini hari, beberapa jam sebelum kegiatan jalan sehat berlangsung.

Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kegiatan bersama di lingkungan hunian tidak hanya berbicara mengenai olahraga dan hiburan, tetapi juga tentang kepedulian serta rasa kekeluargaan antarwarga.

Tradisi jalan sehat yang memasuki tahun ketiga ini pada akhirnya menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kalibata City.

Dengan jumlah peserta yang meningkat lebih dari lima kali lipat dibandingkan penyelenggaraan perdana, kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya partisipasi warga dalam kegiatan bersama.

Bagi warga Kalibata City, semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui seremoni. Semangat itu juga diwujudkan melalui kebersamaan, gaya hidup sehat, kepedulian sosial, dan upaya menjaga lingkungan hunian agar tetap guyub dan harmonis. ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *