INDOPROPERTYNEWS.COM – Ratu Belanda Maxima van Oranje, dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kesehatan Finansial (UNSGSA), melakukan kunjungan ke Perumahan Grand Harmoni Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Didampingi jajaran Komisioner Bank BTN, kunjungan ini bertujuan meninjau langsung pembiayaan rumah subsidi serta kondisi finansial masyarakat berpenghasilan rendah.
Fokus pada Literasi Keuangan
Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa Ratu Maxima ingin melihat secara detail interaksi antara bank, pengembang, dan konsumen, termasuk proses akad kredit.
BACA JUGA: Sosialisasi Perpanjangan SHGB Apartemen MMR, Warga Minta Kebijakan Adil dari Pemprov DKI Jakarta
Dalam dialog dengan warga, Ratu Maxima menekankan pentingnya literasi keuangan. Ia menyerukan agar masyarakat mampu membedakan kebutuhan sehari-hari dengan kewajiban angsuran rumah, serta membangun kebiasaan menabung.
“Beliau menekankan agar calon debitur bisa mengelola keuangan dengan baik, tidak mencampur kebutuhan harian dengan angsuran rumah,” kata Nixon.
Ratu Maxima juga memperingatkan bahaya pinjaman daring berbunga tinggi, yang dinilainya dapat menjerat masyarakat berpenghasilan rendah.

Bagian dari Kunjungan Kerja
Kedatangan Ratu Maxima ke Indonesia merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja pada 24–27 November 2025.
BACA JUGA: Dana Murah Melejit 59%! Ini Rahasia Sukses Bank Jakarta di Tengah Persaingan Ketat
Agenda mencakup pertemuan dengan pemangku kepentingan di bidang keuangan, pemerintahan, dan masyarakat, dengan tujuan mendorong inklusi keuangan, literasi finansial, serta akses perumahan terjangkau bagi kelompok menengah-bawah.
Apresiasi untuk Vista Land Group
Direktur Vista Land Group, Esther Kristiany Hadi, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Ratu Belanda ke Grand Harmoni Cibitung. Ia menilai apresiasi Ratu Maxima terhadap kualitas hunian subsidi menjadi dorongan besar bagi pengembang.
“Kami sangat mendukung program pembangunan rumah subsidi yang digalakkan pemerintah. Dari segi kualitas, rumah subsidi yang kami bangun sudah memenuhi standar, termasuk penggunaan material ramah lingkungan,” ujar Esther.
Grand Harmoni Cibitung dibangun di atas lahan 60 hektar dengan rencana 5.500 unit rumah. Saat ini, 1.400 unit telah selesai.
BACA JUGA: UMKM Naik Kelas: Bank Jakarta Hadir Sebagai Mitra Strategis Pelaku Usaha Mikro
Hunian subsidi yang dibangun Vista Land disebut siap huni tanpa perlu renovasi tambahan, sehingga pembeli tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra.
Capaian Kredit
Vista Land mencatat realisasi akad kredit 4.000 rumah subsidi dari target 5.000 unit pada 2025, termasuk rumah komersial. Tingkat gagal bayar KPR FLPP di proyek ini sangat kecil, di bawah 2 persen, kecuali saat pandemi Covid-19.
Kunjungan Ratu Maxima memperkuat sorotan internasional terhadap program perumahan subsidi di Indonesia.
Apresiasi terhadap Grand Harmoni Cibitung menunjukkan bahwa pengembang lokal mampu menghadirkan hunian layak, ramah lingkungan, dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. ***







