Bank BSN Kuasai 84% Pasar KPR Subsidi Syariah, 10.000 Akad Digelar Serentak

Bank BSN cetak 10.000 akad pembiayaan, KPR Subsidi mendominasi. (Istimewa)

INDOPROPERTYNEWS.COM – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) semakin agresif memperkuat bisnis pembiayaan perumahan syariah. Memasuki tahun pertama beroperasi sebagai Bank Umum Syariah (BUS), Bank BSN menggelar akad massal sebanyak 10.000 pembiayaan secara serentak di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Perumahan Pesona Prima 9 Cikahuripan, Bogor, Jawa Barat, Senin (24/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian perayaan Milad ke-1 Bank BSN.

Langkah ini tidak hanya menjadi penanda pertumbuhan bisnis perseroan, tetapi juga diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan syariah sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah.

Pelaksanaan akad massal tersebut mendapat perhatian karena sebagian besar pembiayaan yang disalurkan berkaitan dengan sektor perumahan. Dari 10.000 akad, sebanyak 6.550 merupakan KPR Subsidi dan 1.975 KPR Non-Subsidi.

Sementara itu, 1.215 akad lainnya merupakan pembiayaan non-KPR dan 260 akad berasal dari pembiayaan komersial. Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa sektor perumahan masih menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan Bank BSN.

BACA JUGA: Bank Jakarta Bangun Biodigester di Rorotan dan Rawa Badak, 500 Kg Sampah Organik Diolah Tiap Hari

33.222 KPR Subsidi hingga Juli 2026

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, angka 10.000 akad tidak semestinya hanya dilihat sebagai pencapaian bisnis.

Menurut dia, setiap akad merepresentasikan kebutuhan dan harapan keluarga maupun pelaku usaha yang sedang membangun masa depan.

“Bagi Bank BSN, 10.000 akad hari ini bukan sekadar angka. Di baliknya ada ribuan keluarga, pelaku usaha, harapan, dan cerita perjuangan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik,” ujar Alex.

Fokus tersebut sejalan dengan rekam jejak Bank BSN dalam pembiayaan perumahan. Hingga Juli 2026, perseroan telah menyalurkan 33.222 unit KPR Subsidi.

Realisasi tersebut menempatkan Bank BSN di posisi kedua secara nasional dalam penyaluran KPR subsidi dengan pangsa pasar sekitar 24 persen jika dibandingkan dengan seluruh industri perbankan, baik konvensional maupun syariah.

Sementara di industri perbankan syariah, posisi Bank BSN jauh lebih kuat dengan pangsa pasar KPR Subsidi sekitar 84 persen.

BACA JUGA: Dekat Jakarta dan BSD, Bintaro Jadi Magnet Baru Properti, Alta Citra Bintaro Hadirkan Hunian Berkualitas

Direktur Consumer Banking Bank BSN Mochamad Yut Penta mengatakan, akad massal tersebut merupakan bagian dari misi perseroan untuk membuat pembiayaan syariah semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya soal kepemilikan rumah, menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap manfaat ekosistem keuangan syariah.

Setahun Beroperasi, Aset Tembus Rp81,1 Triliun

Ekspansi pembiayaan perumahan Bank BSN berlangsung bersamaan dengan pertumbuhan kinerja keuangan perseroan.

Per 31 Juli 2026, total aset Bank BSN mencapai Rp81,1 triliun, meningkat 22,2 persen secara tahunan.

Penyaluran pembiayaan tercatat mencapai Rp62 triliun, tumbuh 25,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp64,1 triliun, naik 14,8 persen secara tahunan.

Dari sisi profitabilitas, Bank BSN membukukan laba kotor sebesar Rp643,6 miliar hingga Juli 2026, atau tumbuh sekitar 40 persen secara tahunan.

Capaian tersebut menjadi modal penting bagi perseroan yang baru memasuki tahun pertama setelah transformasi kelembagaan.

BACA JUGA: Kabar Gembira! Urus Sertipikat Tanah Kini Cuma Hitungan Hari, Menteri ATR/BPN Ancam Sanksi Petugas Nakal

Bank BSN merupakan hasil pemisahan atau spin-off Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan integrasi Bank Victoria Syariah.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu sebelumnya mengapresiasi kinerja Bank BSN pada tahun pertamanya. Ia juga mendorong perseroan mempertahankan kekuatan di sektor pembiayaan perumahan sekaligus memperluas kemitraan.

Digitalisasi Jadi Senjata Baru

Pertumbuhan Bank BSN tidak hanya ditopang pembiayaan perumahan. Perseroan juga mulai memperkuat layanan digital untuk menjangkau kebutuhan transaksi masyarakat sehari-hari.

Salah satu instrumennya adalah aplikasi Bale Syariah by BSN.

Hingga akhir Juli 2026, aplikasi tersebut telah memiliki lebih dari 225.000 pengguna aktif. Jumlah transaksi tercatat melampaui 2 juta kali dengan volume transaksi sekitar Rp4,88 triliun.

Bale Syariah tidak hanya digunakan untuk pembayaran angsuran KPR. Layanannya juga mencakup transaksi harian, QRIS, pembayaran zakat, infak dan sedekah, hingga pengisian saldo Kartu Multi Trip (KMT) KAI Commuter.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa persaingan perbankan syariah mulai bergeser. Bank tidak cukup hanya menyediakan produk pembiayaan, tetapi juga harus menawarkan layanan yang mudah digunakan dan terintegrasi dengan aktivitas masyarakat.

BACA JUGA: Beli Rumah Tanpa DP di Bekasi? Harmoni Park Bekasi Beri Banyak Bonus, Gratis Biaya dan Subsidi Angsuran

Bangun Jaringan dengan Pengembang dan Notaris

Untuk memperkuat posisi di sektor perumahan, Bank BSN juga membangun jaringan kemitraan dengan pelaku industri.

Perseroan telah menggandeng lebih dari 4.000 pengembang perumahan dan 3.000 notaris. Selain itu, Bank BSN menjalin sinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP Tapera, Danantara Indonesia serta pemerintah daerah.

Kemitraan tersebut menjadi bagian penting karena pembiayaan rumah tidak berdiri sendiri. Di belakang satu akad KPR terdapat rantai ekosistem yang melibatkan pengembang, perbankan, notaris, pemerintah, hingga konsumen.

Bagi masyarakat, semakin kuat ekosistem tersebut diharapkan dapat membuka akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Sementara bagi Bank BSN, sektor perumahan menjadi fondasi untuk memperbesar skala bisnis sekaligus memperkuat posisi sebagai pemain utama perbankan syariah di Indonesia. ***

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *